Posted by Elisa in Bikin Bisnis, Featured, Makan di luar, Manis, USA | 0 Comments
Kogi – Korean taco truck
Kogi BBQ adalah nama truk taco yang menjual jajanan kaki lima ala Korean-Mexican, hasil kerjasama antara Mark Manguera, Caroline Shin-Manguera dan koki Roy Choi (di-rekrut dari restauran Rock Sugar, Century City Mall). Berawal dari pemikiran Mark Manguera yang konon kelaparan malam-malam mencari makanan sesuai selera, terpikirlah usaha menggabungkan makanan Korea dan Mexican, lahirlah fusion food yang mengusung nama Kogi BBQ, mulai beroperasi sejak bulan Desember 2008.
Usaha Kogi BBQ ini menarik perhatian para pecinta makanan yang lalu mempopulerkannya dari mulut ke mulut. Mereka rela mengantri bermeter-meter untuk membeli fusion food ini, tercatat 500 pengunjung saat pemunculan perdana Kogi BBQ di UCLA Westwood. KCAL 9, LA TIMES dan LA Weekly juga meliput sepak terjang orang-orang Korea ini. Ujung-ujungnya, ide ini ditiru banyak pihak yang tergiur atas kesuksesan makanan campuran Korean-Mexican ini, seperti supermarket-supermarket di Korean Town mulai jualan Korean Tacos.
Tertarik atas fenomena ini, beberapa minggu yang lalu, penulis mengunjungi Kogi BBQ truk yang saat itu sedang mangkal di kaki lima depan The Golden Gopher. Walau banyak yang mengantri (tapi tidak sampai bermeter-meter sih), namun antriannya tertib juga. Kok bisa? Itu dikarenakan ada petugas keamanan yang mengatur dan mengawasi antrian, mungkin untuk sekalian menjaga customers juga karena The Golden Gopher yang berlokasi di downtown LA itu bersuasana ‘ghetto’. Petugas keamanannya membawa pentungan segala, hati-hati yang mau membuat keributan di dekat truk ini, bisa dipentung deh! Nah, antrian dibagi menjadi 2: antrian pertama adalah antrian memesan makanan sedangkan antrian kedua adalah antrian mengambil makanan. Saat memesan makanan, kita akan ditanya nama kita yang akan diteriakkan saat pesanan kita sudah siap (ada speaker segala, mungkin buat jaga-jaga, kalau-kalau antriannya panjang atau orangnya tidak mendengar namanya dipanggil). Sambil mengantri kita akan dihibur oleh lagu-lagu pop dari radio kecil yang ada di truk. Yang mengantri di Kogi BBQ gayanya keren-keren, mungkin baru pulang bergaul juga atau memang mau mejeng (?), sehingga menjadi tontonan tersendiri. Ada yang foto-foto bersama, bersenda gurau dengan teman-temannya, membuat suasana malam semakin hidup.
Kogi BBQ membawa kru yang cukup banyak, tercatat ada sekitar 8 orang yang bertugas malam itu. Koki Roy Choi sendiri yang melayani penulis, lalu yang lainnya sekitar 6 orang mempersiapkan makanan, ada yang memotong sayuran, memasak dan lain-lain. Ditambah petugas keamanan. Oh ya, Mark Manguera juga muncul malam itu mengawasi jalannya bisnis dari mobil Honda Element warna oranye. Mark Manguera ini tampangnya serius melulu sambil mencoret-coret kertas dan sesekali menggigit2 bolpennya. Kenapa tidak menggigit tacos saja ya?
Menu Kogi BBQ bermacam-macam, lidah kita akan dimanjakan oleh daging Short Ribs (Kalbi), ayam, babi sampai ada tahu segala buat yang vegetarian. Menu yang paling laku di Kogi BBQ adalah: Korean Short Ribs tacos. Bila kita tidak mau ada bawang atau sayuran, bisa diatur alias memberitahu agar tidak usah disertakan di tacos-nya. Harganya sih cukup premium untuk ukuran taco kaki lima: $2/taco, dibandingkan dengan usaha restaurant lainnya yang hanya $1/taco. Ukuran taco-nya biasa saja namun dagingnya empuk, segar dan harum. Saat mengantri saja, penulis sudah kelaparan mencium wangi dagingnya. Lalu disediakan juga lemon, jeruk nipis dan raddish sebagai bumbu tambahan. Sambalnya adalah Sri Racha hot sauce yang membuat makan kita semakin mantap saja.
Saat ini Kogi BBQ baru ada di Los Angeles, California. Walaupun lokasinya masih berpindah-pindah, yang pasti, Kogi BBQ selalu mangkal hari Kamis jam 5pm di Japanese American National Museum, downtown Los Angeles, CA. Wah repot juga ya mau nyobain Kogi BBQ kalau lokasinya berpindah2 terus. Jangan kuatir, hal ini sudah dipikirkan oleh para pendirinya. Lewat twitter.com (online community) dan website mereka sendiri (www.kogibbq.com), mereka mengumumkan jadwal tempat mangkal mereka yang di-update setiap minggunya. Hebat sekali usaha Kogi BBQ ini, hanya jualan kaki lima saja bisa sampai bikin website segala. Mereka juga menerima catering untuk berbagai events, seperti ulangtahun dll. Kreatifitas dan semangat entrepreneurship-nya patut ditiru. Yang pasti, customer service mereka patut diacungi jempol, selain cepat, mereka juga ramah. Saat penulis hendak pulang, tanpa disangka-sangka, sang koki menyapa dan bertanya ramah: ‘Bagaimana makanan anda? Apakah semuanya OK?’ dengan senyum ramah khas orang Asia. Oh ya, Kogi BBQ ini di hari biasa hanya berjualan sampai jam 12 malam, kalau akhir pekan sampai 2 pagi.
Lebih hebatnya lagi, Kogi BBQ ini memiliki struktur organisasi yang jelas. Fungsi-fungsinya juga cukup lengkap, mulai dari: Public Relations, Web Admin/ Photographer, Promotor, Brand Partnerships & Marketing, bahkan ada Business Development-nya segala.
02/24/2010, bertepatan waktu dengan perayaan Mardi Gras, Kogi BBQ merayakan 1 year anniversary Restaurantnya di Alibi Room, Culver City, CA. Hari itu juga Chef Roy Choi merayakan ulangtahunnya yang tetap ‘Sweet 21’. Perayaan dihadiri ratusan orang, sampai-sampai Mark harus memanggil taco truck-nya untuk mengakomodasi animo masyarakat yang terus berdatangan memesan tacos. Chef Roy Choi terlihat sangat sibuk di dapur mempersiapkan berbagai pesanan orang. Di restaurant ini menunya sangat berbeda daripada yang di truck. Menu lebih beranekaragam, misalnya ada kimchi tacos, vegan tacos, hotdog tacos dan banyak lagi. Tepat jam 9pm, semua orang menyanyikan lagu ‘Happy Birthday’ untuk chef Roy Choi dan menyaksikan peniupan lilin pada 5 buah kue ulang tahun. Luar biasa sekali, para pelanggan yang membawakan kue ulang tahun. Tim Kogi BBQ ini sangat ramah pada pelanggannya. Kami merasa bagaikan sahabat lama saja, karena Mark, Caroline dan Chef Roy berkeliling ruangan dan mengobrol beberapa saat dengan kami.
Kita nantikan kelanjutan sepak terjang Kogi BBQ di Los Angeles, CA.
Olin adalah wartawan resmi pecelbule.com. Jiwa semangat tulis menulisnya memang bagus sekali ditambah dengan hobi jalan jalan dan selalu curious akan hal-hal yang baru. Kalo ada Olin bakal rame deh, apalagi kalo kamu di wawancara, ditanggung seru ceritanya. Yay !
loading...
Related posts:



















