Apr 13, 2010

Posted by in Featured, Manis, Shopping, USA | 2 Comments

Belanja hemat di Goodwill

Belanja hemat di Goodwill

Belum lama aku diingatkan oleh kawan baru tentang betapa beruntungnya dia membeli barang-barang di apartemennya dengan “harga sangat miring.” Dia bilang kalo semua peralatan dapur bahkan jaket musim dingin sekalipun dia dapatkan dengan puas dan harga pas di sebuah toko barang bekas, Goodwill.goodwill store

Good will memang bukan toko barang bekas biasa. Uang yang di dapat dari hasil penjulan barang-barang bekas tersebut…digunakan untuk menyediakan training, kursus2 murah dan membayar upah kerja masyarakat tertentu di US. Nah barang-barang bekas tesb didapatkan dari sumbangan masyarakat juga. Semantara, orang yang bekerja di Goodwill juga macam-macam. Mereka bisa orang veteran, bisa orang cacat, atau imigran yang kesemuanya agak kesulitan mencari pekerjaan di toko biasa. Hebatnya lagi, Good will juga udah dapet kepercayaan dari pada donatur untuk terus beroperasi karena memang keberadaannya bawa manfaat buat masyarakat.

Well, sudah lama sekali aku tidak datang ke Goodwill. Nah terakhir aku kesana itu waktu aku masih di Hawaii, tahun 2006-an kayaknya. Waktu itu aku cari apa ya…ehm..gak jelas sih, tapi aku dapet celana kodoray hijau. Bagus banget! ..pas dipaha dan pinggulku. Hihi, sekarang mah itu celana udah di kasihin ke orang, udah seumpit atuch, aye kan tambah berat badan gitu loch.

Anyway, enggak seperti kunjungan2 ku sebelumnya ke Goodwill,  kunjungan kali ini agak berbeda. Niat awal sih, emang mau juga cari harga miring lukisan-lukisan antik atau furniture cantik yang masih bisa dipajang atau di pake di rumah (kalo jadi beli loch, he he). Tapi ternyata pas sampe disana, perasaanku berubah, aku udah gak sesemangat dulu lihat-lihat barang, tapi aku malah merhatiin orang-orang yang lagi belanja dan yang lagi kerja di situ.

goodwill-inside-cheap-stuff

Orang yang belanja  emang macem-macem, seperti layaknya toko biasa ajah. Dari mulai yang wajahnya dan bahasanya Meksiko, dari yang kulit putih, sampe yang kelihatan perlente dan tentunya yang tampangnya imut kaya aku juga ada, he he. Semua kelihatan serius dan juga asyik. Aku malah sempet denger seorang ayah bilang ke anak-nya (?), “Iya, kita kesini karena kita bisa berhemat banyak, toh barang-barangnya juga gak jelek kan?”.  Tapi emang kok, barang-barangnya gak jelek2 amat, mereka bersihin dulu semua barang sumbangan tersebut. Bahkan sebagian ada juga yang baru.

Nah kalo orang yang kerja emang aku lihat agak berbeda. Aku lihat laki2 separuh baya ngelap-ngelap  dan nyusun barang-barang dagangan, sepertinya dia seorang immigran, dan mungkin juga veteran (?). Kalo kasirnya sih aku lihat  ‘normal-normal’ aja, begitupun manajer tokonya.

Lucu banget dech, aku perhatiin mereka..banget!. Pikiranku jadi melayang-layang gak tentu arah. Kayaknya kalo aku jago nulis,  setiap orang ditoko itu bisa aku jelma jadi tokoh fiksi yang menarik.  Sayang, itu cuma sebatas hayalan, aku masih lagi harus belajar mencipta karya fiksi, aih aih….

Aku juga sempet mikir, “apa ada toko serupa di Indonesia ya?”. Kalo pasar loak, aku emang suka lewat di daerah Jakarta mana..gitu. Tapi gak kaya Goodwill lah bentuknya. Masih belum termanage besar-besaran seperti Goodwill. Dan kalopun toko serupa itu meraja lela di lingkungan masyarakat, ehm…kayaknya NOT BAD lach ya. Kan banyak tuch orang-orang miskin. Jangankan di desa-desa, di Jakarta juga banyak kok. Cuma, aku gak tahu juga…semua sangat tergantung ini dan itu.

Anyway, semangat belanjaku waktu kemaren juga biasa ajah, gak kaya dulu waktu aku dapetin kodoray hijau. Kali ini aku ogah lagi beli baju bekas (hi hi), aku kok merasa udah gak pantes lah beli yang beginian. Kayaknya sih emang aku lagi gak tertarik beli-beli baju kali ya. Asli males banget..kalo baru pun aku juga gak terlalu semangat. Baju gak penting…..udah banyak, udah cukup…kayaknya bukan itu yang buat aku seneng  sekarang-sekarang ini lah. Aku ogah waste apa-apa…aku mau produce..create or make aja lach, walopun  perlu waktu lama, hehe.

Walah jadi ngelantur, udah dech..Gitu ajah, cerita tentang Good Will-nya ya…Salam!

story by Neneng Syahdati Rosmy

GD Star Rating
loading...
Related Posts with Thumbnails

Related posts:

  1. Biaya hidup di Amerika
  2. Shell gas station cheating
  3. Tradisi Ulang tahun di Amerika
  4. Petualangan Butje di Korea
  5. Cara sewa apartement atau condominium di amerika ( perlu apa aja )
  6. Kogi – Korean taco truck
  7. Opi datang ke amerika
468 ad
  1. ini daerah mana ya?

    [Reply]

    webmaster Reply:

    goodwill itu cabangnya banyak, untuk mengecek goodwill stores yg paling deket, check it here Goodwill.org

    [Reply]

    GD Star Rating
    loading...

Leave a Reply