Jan 3, 2010

Posted by in Featured, Omkesmas | 0 Comments

Makanan dan Pencernaan

Makanan dan Pencernaan

Masalah makanan kebanyakan individual di dunia ini tidak punya masalah, kecuali kalau tempat tinggal kita memang paceklik atau tidak ada pangan. Orang indonesia budayanya itu “makan”. Hal pertama yang ditanya kalau ketemu teman “Sudah makan belum?”, dan ini sifatnya kultural. Makanan memang identik dengan kultural manusia, gaya hidup manusia itu yang mengidentify jenis makanan yang mereka makan setiap harinya. Karena itu sangatlah penting untuk mengadopsi gaya hidup “sadar kesehatan”, yang saya pikir hanya bisa diterima kalau kita sendiri memahami proses kinerja tubuh kita sendiri.

Secara simple badan manusia sistem kinerjanya kurang lebih sama seperti sebuah negara. Ada departemen dalam negeri, departemen luar negeri, departemen pertahanan, dan lain sebagainya. Ager seluruh departemen ini bekerja secara efisien, tentunya diperlukan AD/ART ( anggaran dasar/anggaran rumah tangga ). Maksudnya harus ada pemasukan, produksi dan pengeluaran.   Jadi ingat ini untuk sistem kinerja tubuh, ada pemasukan, ada yang di produksi dan ada pengeluaran.

Apa yang masuk ke tubuh kita ini penting sekali, pernah dengar istilah “We are what we ate ?”, ini hampir tepat. Yang lebih tepat lagi, “We are what we absorb”. Kalau bisa masuk tapi nggak bisa diserap, sama saja seperti bank yang selalu kemalingan, atau anggaran yang selalu dikorupsi. Kalau apa yang kita makan atau minum tidak pernah terserap secara efisien oleh tubuh kita, maka tubuh kita akan mengalami kekurangan gizi ( malnutrition ). Kalau tubuh kita kekurangan gizi, entah itu nutrisi makro  ( karbohidrat, protein dan lemak ) atau nutrisi mikro ( vitamin, mineral, nutrisi esensial lainnya ) maka produksi sel, enzymes dan energi tubuh akan terganggu. Coba  dibayangkan, sebuah negara yang tidak punya dana, maka seluruh departemennya akan lemah, banyak proyek vital pembangunan yang dihentikan dan yang jelas sistem pertahanannya juga lemah.

Tubuh kita ini mempunyai mekanisme survival dan kemampuan adaptasi yang hebat. Tubuh kita akan adjust secara pelan tapi pasti, kalau tidak disadari maka nantinya jika gejala kecil sudah menjadi besar dan sakit, tidak bisa dibalik lagi perubahan ini. Contoh yang paling baik, tidak ada orang kena serangan jantung mendadak karena kemarin mereka makan babi guling kebanyakan. Proses ini terjadi sudah bertahun tahun, biasanya di mulai dari umur 20 an, dari gaya hidup yang tidak sadar kesehatan. Sama saja seperti mobil, kalau tidak pernah dirawat, pasti suatu saat akan turun mesin, masalahnya tubuh kita ini organnya tidak mudah untuk diganti, jadi untuk lebih murah dan amannya, jaga organ organ tubuh kita dengan baik.

Kembali ke pencernaan. Tubuh kita primarily membutuhkan nutrisi makro untuk hidup dan survival. Karbohidrat ( nasi, gandum, kentang, kacang etc ) adalah sumber energi yang diutamakan oleh tubuh. Karbohidrat ini yang diserap dan dicerna pertama kali oleh tubuh, dimulai dari air liur ( enzyme amilase ) dan lambung ( enzyme pepcin ). Karbohidrat oleh tubuh dirubah menjadi glukosa ( gula ), yang dipakai langsung sebagai energi. Makanya kalau kita kasi anak-anak permen, mereka bisa jadi hyper active.

Protein ( daging, kacang, telur, susu etc ) dan lemak ( daging, semua jenis minyak nabati atau hewani etc ) akan dicerna dan diurai sususan kimianya untuk penyerapan di usus kecil. protein di rubah menjadi asam amino ( amino acids ), ini digunakan sebagai building block / bahan bangunan sel tubuh, contoh : mau punya otot besar seperti binaragawan ? makan dan minum protein yang banyak sembari berolah raga angkat besi. Angkat besi tanpa protein yang cukup, kamu tidak mungkin bisa punya otot yang besar.

healthy fatty acids

Lemak di rubah menjadi asam lemak ( fatty acids ), penting fungsinya dalam pembentukan hormon, enzymes dan fungsi penting lainnya dalam tubuh. contoh : banyak anak wanita yang obese / overfat mengalami datang bulan / haid yang lebih dini dari rekan rekan sebaya lainnya. 2 jenis lemak dalam tubuh manusia, essential dan non essential. Essential itu artinya “diperlukan oleh tubuh, namun tidak dapat diproduksi sendiri” – jadi perlu didapatkan dari makanan, minuman dan supplemen. Essential Fatty acids ada 2 ( Omega 3 dan Omega 6 ), nanti ini akan kita bahas lebih lanjut di kolom berikutnya.

Untuk sisi kesehatan tubuh, kita perlu tahu 3 jenis bentuk lemak , mono, trans & poly. Nantinya juga dibagi lagi dalam Saturated ( Jenuh ) dan Unsaturated ( tak Jenuh ). Lemak terbaik adalah yang Mono Unsaturated ( MUFA, contoh: alpokat, almond, hazelnut, macadamia, etc ), yang paling bahaya adalah TRANS FAT ( ANY Hydrogenated or partially hydrogenated oil is TRANS FAT – avoid this at all cost ) contoh :  margarine, shortening, dan kebanyakan processed foods dalam kaleng or packaging ( 95% or more ).

Sample of Trans-Fats foods

Semua ini kemudian dicerna dan diserap dalam tubuh melalui usus kecil ( duodenum ). Usus kecil ini sangat penting fungsinya, tempat penyerapan usus ini kurang lebih besarnya sama dengan 1 lapangan tenis. Usus kecil ini juga berfungsi sebagai Perbatasan yang menyerap nutrisi namun memblock bakteri yang merugikan tubuh, jadi jasanya sangat besar untuk kinerja imunitas tubuh kita. Kebanyakan orang sakit pencernaan, daya tahan tubuhnya juga sangat lemah.

Usus besar fungsi utamanya menyerap air,  fungsi lainnya memproduksi sebagian vitamin dan sebagai tempat pembusukan oleh bakteri sebelum dikeluarkan oleh tubuh. Ada 2 jenis bakteri ( kurang lebih 700 species ) di dalam usus besar ini, dan berat  kurang lebih 2-4 lbs ( 1 batu bata ). Bakteri ini ada yang baik ( Probiotik ) dan yang tidak baik ( Pathogen – ex: Candida ). Kabar baiknya, kebanyakan dari bakteri ini adalah probiotik yang membantu kerja pencernaan, makanya penting sekali untuk terus menjaga flora probiotik ini dengan baik, karena jika ratio bakteri pathogen lebih banyak, akan mempengaruhi fungsi usus besar.

Kalau anda tidak enak badan, pertama cek dulu makanan dan pencernaan tubuh. Kebanyakan masalahnya dimulai dari sana. Cara terbaik ialah dengan mendetox tubuh kita 6 bulan sekali. Sama seperti mobil yang tune up atau ganti oli, tubuh kita juga perlu dibersihkan dari dalam secara berkala, agar organ organ tubuh kita dapat terawat dan berfungsi efisien.

Untuk lebih memahami fungsi kerja pencernaan ini, anda dapat lihat video di website  pecelbule.com/omkesmas. Dan bagi yang ingin tanya jawab silahkan isi formnya di dalam website.

Michael Sugiarto NC, CTLC

Kolom Kesehatan Masyarakat (OmKesMas)

GD Star Rating
loading...
Related Posts with Thumbnails

Related posts:

  1. Pentingnya Digestive Enzymes dalam perut kita
  2. Cara mendetox agar badan menjadi alkaline part 1
468 ad

Trackbacks/Pingbacks

  1. - maMasters.net - [...] 2. Makanan dan Pencernaan for Indonesia Media magazine  Pickup Indonesia Media magazine mid January 2010 edition here is the ...

Leave a Reply